Langsung ke konten utama

GUNUNG GAYO

GUNUNG GAYO

Selamat bertemu, biasanya aku akan mengucapkan salam, agar menjadi baik karena hal itu adalah do'a.

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,

Aku mulai dengan menulis, agar aku dapat memulai perkenalan dengan kawan-kawan semua, agar menjadi kebaikan, menjadi sebuah rasa sayang yang dalam, agar kita tak canggung dan kaku.

Kenapa GUNUNG GAYO, karena aku suka, dan ingin, sehingga itu nama dapat menjadi sebuah perwakilan untuk memulai sebuah perjalanan panjang berbaginya aku dalam tulisan di blog ini.

Mungkin Gunung Gayo bukanlah sebuah nama gunung yang berada di surga, tapi saat ini, di dunia yang fana ini, ia ada dan kokoh di sebuah dataran tinggi yang bernama Gayo, Indonesia mengabadikannya bernama DATARAN TINGGI GAYO.

Salam dari aku yang menunggu kalian disini, untuk sama-sama mengexplorasi gunung-gunung gayo secara bersama-sama dan dengan rasa senang. 

:)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kisah Popon, Difabel yang Mendaki Puncak Gunung Burni Telong

Kisah Popon, Difabel yang Mendaki Puncak Gunung Burni Telong Datuk Haris Molana - detikNews Popon saat mendaki Gunung Burni Telong. Foto: dok. Pribadi Lhokseumawe  - Popon, pemuda penyandang disabilitas ini menembus belantara untuk berdiri di puncak Gunung Burni Telong di Kabupaten Bener Meriah, Aceh. Bermodal dua tongkatnya, pria kelahiran tahun 1994 di Panton Labu, Aceh Utara itu bersama temannya yang tergabung dalam Atjeh Adventure Club pun dapat menginjakkan gunung dengan ketinggian 2642 Mdpl. Tujuannya hanya satu, untuk mengibarkan bendera merah putih. "Perjuangan saya sangat membutuhkan kesabaran dan tenaga ekstra, karena selain harus siap kan kekuatan fisik saya juga harus menyiapkan mental yang tinggi karena ada beberapa track yang harus menggunakan tali, apa lagi  track  yang di berada di goa sana," kata Popon kepada  detikcom , Jumat (18/8/2017). Popon terkadang harus ngesot ketika mendaki. Foto: dok. Pribadi Dia bercerita, ...

Perang Gayo, Sejarah yang Tercecer

Perang Gayo, Sejarah yang Tercecer https://photographyindonesia.wordpress.com/2011/09/20/the-dutch-wars-in-aceh/ Harus kita akui  bahwa dalam beberapa literatur yang mengangkat sejarah perang Aceh, hanya bercerita dan mempublikasikan heroiknya perjuangan rakyat suku Aceh kawasan pesisir saja.  Hanya sedikit yang menyentuh sepak terjang rakyat Gayo. Meletusnya perang Gayo merupakan bias dari perang Aceh. Sebuah catatan sejarah yang harus kita akui bahwa perang Gayo merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari sejarah perang Aceh. Tidak lengkap kalau kita berbicara perang Aceh tanpa sedikitpun menyentuh sejarah perang Gayo. Meletusnya perang Gayo lebih kurang 27 tahun setelah meletusnya perang Aceh di kawasan pesisir  26 Maret 1873 , atau tepatnya di awal tahun 1900-an. Pasukan Belanda mulai menyusun strategi menyerbu tanah Gayo.  Itu dilakukan untuk meredam strategi gerilya jangka panjang yang diterapkan kesultanan Aceh untuk menghindari penangkapan pa...